Breaking News
Sedang menarik berita terbaru...

Siapa Beking 'Rah alias Mat Trg alias Mendot'? Oknum Ketua Ormas yang Bikin Polisi Tak Berkutik Hadapi Judi Tembak Ikan di Biru-Biru


Deli Serdang, Instruksi tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait pemberantasan segala bentuk perjudian (kode 426) diduga belum sepenuhnya berjalan optimal di wilayah hukum (Wilkum) Kepolisian Sektor (Polsek) Biru-Biru. Praktik perjudian jenis mesin tembak ikan dikabarkan makin marak dan beroperasi secara terbuka, memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat.


​Berdasarkan penelusuran lapangan dan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, aktivitas yang diduga kuat sebagai arena perjudian ini tersebar di empat titik lokasi strategis di wilayah Biru-Biru, yakni:


* ​Kawasan Rumah Gerat

* ​Area Simpang Kemiri

* ​Cafe Keleng Pasar 9

* ​Kawasan Kloneng Mbaruai


​Di lokasi-lokasi tersebut, aktivitas keluar masuk pengunjung tampak leluasa setiap harinya. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan publik terkait pengawasan aparat di tingkat sektor terhadap potensi pelanggaran hukum di wilayahnya.


*​Nama Oknum Ketua Ormas Mencuat*


​Rumor yang berkembang kencang di kalangan warga menyebutkan bahwa operasional mesin penguras kantong tersebut diduga dikendalikan oleh seorang oknum berinisial 'Rah alias Mat Trg' atau yang kerap disapa 'Mendot'. Berdasarkan informasi, oknum tersebut disinyalir menduduki jabatan sebagai ketua di salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) di wilayah setempat.


​Posisi tersebut memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat, yang menduga bahwa statusnya sebagai elit Ormas menjadi tameng yang membuatnya seolah tak tersentuh tindakan hukum.


​"Kami sebagai warga sangat resah karena ini merusak mental anak muda di kampung kami.

Mesin-mesin itu beroperasi cukup terang-terangan tanpa ada penindakan. Wajar kalau warga mulai curiga, jangan-jangan aparat segan bertindak karena yang pegang (mengelola) disebut-sebut oknum ketua Ormas," ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan identitasnya demi alasan keamanan.


​Upaya Konfirmasi Kandas, Pejabat Polisi Membisu

​Sebagai wujud kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik untuk menyajikan berita yang berimbang (cover both sides), tim redaksi telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak kepolisian.


Konfirmasi resmi melalui pesan WhatsApp telah dilayangkan kepada Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., Kapolsek Biru-Biru, AKP Natanail Sitepu, S.H., M.H., serta Kanit Reskrim Polsek Biru-Biru, Ipda Alexander Sembiring, S.Sos.


​Namun, hingga berita ini diterbitkan, ketiga pejabat kepolisian tersebut kompak tidak memberikan tanggapan, balasan, maupun klarifikasi terkait dugaan maraknya lapak judi tembak ikan di wilayah hukum mereka.


​Sikap diam dari pihak kepolisian ini membuat masyarakat mendesak agar institusi yang lebih tinggi segera turun tangan. Warga berharap Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran Propam Polda Sumut segera turun ke lapangan untuk mengevaluasi kinerja aparat di tingkat Polresta dan Polsek terkait dugaan pembiaran ini.


​Publik kini menanti langkah tegas kepolisian untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas penyakit masyarakat, tanpa pandang bulu terhadap status maupun latar belakang pelakunya. (Tim)

Lebih baru Lebih lama