Diduga Alergi Konfirmasi Judi Togel ‘Aseng Kayu’, Kapolsek Namorambe Blokir WhatsApp Wartawan


​Deli Serdang – Praktik perjudian jenis Toto Gelap (Togel) dengan merek "Aseng Kayu" di wilayah hukum Polsek Namorambe kian meresahkan. Namun, alih-alih melakukan penindakan, pucuk Pimpinan Polsek Namorambe justru menunjukkan sikap anti-kritik terhadap awak media yang mencoba melakukan fungsi kontrol sosial.


​Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan kepada Kapolsek Namorambe, AKP Sukses W. Secapa Sinulingga, berakhir dengan pemblokiran nomor WhatsApp. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk menghindar dari tanggung jawab publik terkait maraknya aktivitas ilegal di wilayahnya.


Sikap serupa juga ditunjukkan oleh Kanit Reskrim Polsek Namorambe, Iptu Heru Ardiansyah, SH. Saat dimintai keterangan mengenai titik-titik lokasi judi Togel Aseng Kayu, Iptu Heru memilih bungkam seribu bahasa dan tidak merespons pesan WhatsApp yang dilayangkan kepadanya.

​Dugaan Keterlibatan Oknum ‘Beking’

​Bebasnya operasional judi Togel Aseng Kayu di Namorambe diduga kuat karena adanya peran "pengamanan" oleh oknum-oknum tertentu. 


Informasi yang dihimpun dari lapangan, beberapa nama mencuat yang disinyalir menjadi beking atau penghubung agar bisnis haram ini tetap berjalan mulus, yakni:

​JA alias SA (oknum wartawan)

​Edi alias Suranta alia Gurusinga (Oknum wartawan & ketua salah satu Ormas) 

​Hendra alias Sinuhaji (oknum wartawan) 

​Munculnya nama-nama tersebut memperkuat dugaan adanya kolaborasi negatif yang menghambat penegakan hukum di wilayah hukum Polsek Namorambe.


Sekretaris DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Deli Serdang Alfindy Menilai Tindakan Kapolsek yang memblokir kontak wartawan memicu kritik pedas. Sebagai pejabat publik, Kapolsek seharusnya mematuhi UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan menghormati peran media sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​"Jika pihak Polsek Namorambe bersih, mengapa harus memblokir wartawan? Sikap diam dan pemblokiran ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang disembunyikan diduga terkait judi Aseng Kayu tersebut," ungkap Sekretaris DPC GWI Deli Serdang. 


​Atas bungkamnya jajaran Polsek Namorambe, masyarakat kini mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., dan Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana untuk segera mengevaluasi kinerja AKP Sukses W. Secapa Sinulingga dan Iptu Heru Ardiansyah. 


Masyarakat meminta agar tim gabungan dari Polda Sumut turun langsung menggerebek lokasi judi Togel yang diduga dibekingi oknum-oknum tersebut demi menjaga citra Polri di mata masyarakat. (Tim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama